"Sayang..." kog rasanya gelitik di teliga. Sungguh hanya cewek genit yang mw ngomong gt. Tapi smua bruba ketika aku kenal dia. Aku menjulukinya manusia jaring laba-laba (abirainday.blogspot.com). Aku mala kegandrungan "Sayang..." + "intonasi manjanya" = "sukses jadi cewek centil". Dan jelas nambah urutan idola.
Suatu hari..... Da co yang resek seresek-reseknya. Ciri-cirinya:
- Kata-katanya kasar.
- Sering keGRan.
- Tatap matanya langsung mengarah ke pupilku.
- Sering bertingkah aneh ++ ngak bisa di atur.
Ku coba mempraktekan "Sayang..." respon Dia langsung diam. Aku masih ragu menyimpulkanya. Setiap aku telpon dia dengan "Sayang..." dia mendadak lembut dan jadi penurut. "Sukses" setan dalam hatiku bersorak.
Ngak lama kami jadian. Aku masih nganggap iseng. Sudah jadi tradisi tiap kali aku ngissengin orang aku pasti kena karmanya. Dasar ce baek sekali buat dosa langsung dapat nganjaran. Ujung-ujungnya aku mw minta putus za toh baru seminggu, dia pasti lom suka ma aku. Jadi pasti dia ngak kan sakit hati, jujur aku takut karma. Tepat ketika aku mau jujur fakta terungkap. Dia menyukaiku dari awalnya bahkan ketika aku belum menggangap dia ada. Hatiku berdesir mungkin pengaruh dari tersanjung. Ku batalkan niatku, maksudku ditunda sampai perasaanya samaku memudar.... Tapi aku juga ngak yakin dengan keputusanku yes or no.
Aku ngak tahu pa tapi tiap kali jumpa dia aku makin takut... takut benar-benar cinta ma dia. Sayang... aku sayang ma dia tapi... Berkali-kali aku buat ulah berusaha untuk merubah hatinya dan tiap kali pula dia buat aku melupakan niatku. Ya Allah kenapa aku selalu begini tiap kali da yang suka ma aku. Tapi di dirinya ku temukan ketulusan. Benar-benar tulus. Sampe aku malu dengan diriku sendiri "Kepengecutan seorang Amane". Sabar... kenapa dia bisa sesabar ini ma aku. Aku merasa beruntung tapi kadang merasa ngak layak. Tapi aku ngak bisa jauh darinya. Tiap kali aku merekayasa keadaan agar dia mau jauh dari ku sehingga perlahan aku bisa lepas ketergantunganku darinnya, dia selalu nolak. Pa dia tahu pa yang ku pikirkan? entahlah... Untuk pertama kalinya aku meyakini satu hal "Kesedihannya adalah lukaku". Bukan rayuan ato kebohongan itu benar-benar kejujuran dari hatiku. Aku sayang ma dia... lebih dari aku ma diriku.
Kutukan "Sayang..."+intonasi manja.
Beware to use it.
Do Not USE it to SomeOne Else except Your Honey.
It Very Dangerouse...!!!!

